Langsung ke konten utama

Aplikasi Penilaian K13 Terbaru

Penilaian pada kurikulum 2013 telah mengalami beberapa kali revisi. Hal ini dimaksudkan untuk mengakomodasi saran dari guru-guru yang berhadapan langsung dengan siswa di sekolah. Revisi juknis terbaru dikeluarkan tahun 2017. Namun demikian bagi sebagian guru penilaian pada kurikulum 2013 masih dirasa menyulitkan karena banyak aspek dan unsur yang harus dinilai.

Bagaimanapun juga, guru zaman now, memang harus melek IT, minimal dapat mengoperasikan salah satu software yang tidak asing, yaitu microsoft office.
Salah satu aplikasi penilaian yang sangat membantu teman-teman guru dalam mengolah nilai harian, nilai tugas, nilai ulangan tengah semester, dan nilai ulangan semester menjadi Nilai Rapor, dapat teman-teman peroleh di sini.

Aplikasi Penilaian Pada Kurikulum 2013 untuk jenjang SMP  dan SMA berdasarkan panduan panilaian revisi terbaru (tahun 2017) dapat Anda unduh pada Link berikut :

  1. Aplikasi Penilaian K.13 untuk SMP
  2. Aplikasi Penilaian K.13 untuk SMA 


Aplikasi ini berbasis macro, jadi aktifkan lebih dahulu melalui tab "setting macro" yang disediakan di sebelah kiri atas jendela aplikasi, dengan cara :
  1. Klik tab setting macro
  2. Centang "Enable all macros....
  3. Klik Ok
  4. Simpan settingan
  5. Keluar dari aplikasi
  6. Masuk aplikasi kembali
  7. Jangan lupa, jika diminta User id "abdul"  dan  kata kunci "salam" ... tanpa tanda kutip {"}
  8. Aplikasi siap digunakan.

Demikian postingan kali ini, semoga bermanfaat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menjadi Guru Hebat dengan Menguasai TIK

Hasil belajar dipengaruhi oleh proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang berkualitas akan meningkatkan hasil belajar, dan sebaliknya proses pembelajaran yang asal-asalan akan memperburuk hasil belajar. Peningkatan kualitas pembelajaran dari segi proses merupakan upaya-upaya untuk memperbaiki kualitas proses pembelajaran yang mengarah kepada terjadinya prakarsa belajar oleh peserta didik. Hal ini hanya bisa terjadi jika strategi pembelajaran yang digunakan berangkat dari landasan teoretik yang cocok, yaitu yang lebih memberi peluang kepada peserta didik untuk mengalami growth of learning. Pembelajaran yang berkualitas juga mencerminkan adanya lingkungan belajar yang memungkinkan peserta didik dapat melakukan kontrol terhadap pemenuhan kebutuhan emosionalnya, melakukan pilihan-pilihan yang memungkinkannya terlibat secara fisik, emosional, dan mental dalam proses belajar, serta lingkungan yang memberinya kebebasan menentukan pilihan belajar sesuai dengan kemampuan dan minatnya. ...

Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi

Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Berbasis Zonasi merupakan salah satu upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kemendikbud yang menekankan pada pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar yang sebaiknya dimiliki oleh seorang guru professional. Guru profesional memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan prestasi peserta didik. Penelitian menunjukkan bahwa 30% prestasi peserta didik ditentukan oleh faktor guru. Dengan demikian maka...